INDUSTRI HALAL SEBAGAI PENGGERAK UTAMA EKONOMI SYARIAH GLOBAL: PELUANG DAN TANTANGAN BAGI INDONESIA
Keywords:
industri halal, ekonomi syariah global, daya saing, rantai nilai global, sertifikasi halalAbstract
Industri halal telah berkembang menjadi salah satu sektor strategis dalam ekonomi syariah global seiring dengan meningkatnya populasi Muslim, perubahan pola konsumsi, dan berkembangnya gaya hidup halal di berbagai negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran industri halal sebagai penggerak utama ekonomi syariah global, mengidentifikasi peluang yang dimiliki Indonesia, serta mengkaji tantangan yang dihadapi dalam memperkuat daya saing industri halal di pasar internasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data sekunder diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, laporan lembaga nasional dan internasional, serta peraturan perundang-undangan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi pusat industri halal global yang didukung oleh jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, ketersediaan sumber daya alam, pertumbuhan UMKM, serta dukungan regulasi dan digitalisasi. Namun, pengembangan industri halal masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi halal, keterbatasan sumber daya manusia, belum optimalnya sertifikasi halal, dan lemahnya integrasi rantai pasok. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian ekonomi syariah serta menjadi referensi bagi pemangku kepentingan dalam merumuskan strategi penguatan industri halal Indonesia.
Kata kunci: Industri Halal Indonesia, Ekonomi Syariah Global, Tantangan dan Peluang.
References
Ab Talib, M. S., & Hamid, A. B. A. (2014). Halal logistics in Malaysia: A SWOT analysis. Journal of Islamic Marketing, 5(3), 322–343. https://doi.org/10.1108/JIMA-03-2013-0018
Ab Talib, M. S., Abdul Hamid, A. B., & Chin, T. A. (2016). Can halal certification influence logistics performance? Journal of Islamic Marketing, 7(4), 461–475. https://doi.org/10.1108/JIMA-02-2015-0015
Ali, M. H., Tan, K. H., & Ismail, M. D. (2017). A supply chain integrity framework for halal food. British Food Journal, 119(1), 20–38. https://doi.org/10.1108/BFJ-07-2016-0345
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. (2025). Ini di antara kiprah BPJPH dalam mewujudkan Indonesia sebagai pusat halal dunia. https://bpjph.halal.go.id/read/ini-di-antara-kiprah-bpjph-dalam-mewujudkan-indonesia-sebagai-pusat-halal-dunia
Bank Indonesia. (2026). Kajian ekonomi dan keuangan syariah Indonesia 2025. https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Pages/KEKSI_2025.aspx
DinarStandard. (2026). State of the global Islamic economy report 2025/26. https://www.dinarstandard.com/insights/state-of-the-global-islamic-economy-report-2025-26
Fathoni, M. A., & Syahputri, T. H. (2020). Potret industri halal Indonesia: Peluang dan tantangan. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 6(3), 428–435. https://doi.org/10.29040/jiei.v6i3.1146
Gereffi, G., Humphrey, J., & Sturgeon, T. (2005). The governance of global value chains. Review of International Political Economy, 12(1), 78–104. https://doi.org/10.1080/09692290500049805
Handayani, D. I., Masudin, I., Haris, A., & Restuputri, D. P. (2022). Ensuring the halal integrity of the food supply chain through halal suppliers: A bibliometric review. Journal of Islamic Marketing, 13(7), 1457–1478. https://doi.org/10.1108/JIMA-10-2020-0329
Hariani, D., & Sutrisno. (2023). Potensi dan strategi pengembangan UMKM halal di Indonesia. Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi M.H. Thamrin, 4(1), 76–91.
Jannah, M. (2024). Analisis tantangan dan peluang industri halal di Indonesia. Indonesian Journal of Halal, 7(2), 170–175.
Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah. (2023). Master plan industri halal Indonesia 2023–2029. KNEKS.
Krugman, P. R. (1979). Increasing returns, monopolistic competition, and international trade. Journal of International Economics, 9(4), 469–479. https://doi.org/10.1016/0022-1996(79)90017-5
Nasution, L. Z. (2020). Penguatan industri halal bagi daya saing wilayah: Tantangan dan agenda kebijakan. Journal of Regional Economics Indonesia, 1(2), 33–57.
Pemerintah Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.
Pemerintah Republik Indonesia. (2024). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 42 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal.
Porter, M. E. (1990). The competitive advantage of nations. Free Press.
Soon, J. M., Chandia, M., & Regenstein, J. M. (2017). Halal integrity in the food supply chain. British Food Journal, 119(1), 39–51. https://doi.org/10.1108/BFJ-04-2016-0150
Tieman, M. (2011). The application of halal in supply chain management: In-depth interviews. Journal of Islamic Marketing, 2(2), 186–195. https://doi.org/10.1108/17590831111139893
Tieman, M., van der Vorst, J. G. A. J., & Ghazali, M. C. (2012). Principles in halal supply chain management. Journal of Islamic Marketing, 3(3), 217–243. https://doi.org/10.1108/17590831211259727
Wilson, J. A. J., & Liu, J. (2010). Shaping the halal into a brand? Journal of Islamic Marketing, 1(2), 107–123. https://doi.org/10.1108/17590831011055851
World Bank. (2020). World development report 2020: Trading for development in the age of global value chains. World Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1457-0
Zailani, S., Iranmanesh, M., Aziz, A. A., & Kanapathy, K. (2017). Halal logistics opportunities and challenges. Journal of Islamic Marketing, 8(1), 127–139. https://doi.org/10.1108/JIMA-04-2015-0028
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Tiara Cantika Pitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright Notice
Authors who publish with?áJurnal Al-Ittifaq : Jurnal Ekonomi Syariah?áagree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?áCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License?á(CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See?áThe Effect of Open Access).

