Analysis of the Role of Facial Expression in Media Presence in the Development of Social, Emotional, and Expressive Language Skills in Children Aged 3-4 Years
DOI:
https://doi.org/10.31958/jies.v4i1.12312Keywords:
Facial Expression Media, Social-Emotional Development, Expressive Language, Early ChildhoodAbstract
This study aims to analyze the role of facial expression media in developing social-emotional and expressive language skills in children aged 3-4 years. A qualitative descriptive method was used, with data collected through observations and interviews at several kindergartens. The results indicate that media such as hand puppets, picture books, and digital applications displaying facial expressions significantly contribute to the enhancement of emotion recognition and expression, as well as the development of children's expressive language. This research recommends the integration of facial expression media into early childhood education curricula to support their holistic development.
References
Abimanyu, P. (2021). Ilmu Mistik Kejawen (R. A. Wijaya, Ed.). Yogyakarta: Noktah.
Amin, D. (2000). Islam dan Kebudayaan Jawa. Yogyakarta: Gama Media.
Anis, M. (2014). Suran : Upacara Tradisional dalam Masyarakat Jawa. Jurnal Seuneubok Lada, 1–2.
Arinda R, I. Y. (2014). Sedekah Bumi (Nyadran) Sebagai Konvensi Tradisi Jawa Dan Islam Masyarakat Sraturejo Bojonegoro. El-HARAKAH (TERAKREDITASI), 16(1), 100. https://doi.org/10.18860/el.v16i1.2771
Aswiyati, I. (2015). Makna Dan Jalannya Upacara “Puputan” Dan “Selapanan” Dalam Adat Upacara Tradisional Kelahiran Bayi Bagi Masyarakat Jawa. Jurnal Holistik, 2(16), 1–10.
Atmaja, A. S. (2016). Dukungan sosial terhadap calon pengantin melalui tradisi adat Jawa. Prosiding Seminar Nasional Psikologi Indigeneous Indonesia, 308–331.
Bahtiar, A. (2011). Religiusitas Masyarakat Jawa Dalam Karya Sastra Indonesia Modern. Deiksis, 03(4), 339–353.
Bakri, S. (2016). Islam Kejawen : Agama dalam kesejahteraan kultur lokal. Diambil dari IAIN Surakarta website: https://iain-surakarta.ac.id/islam-kejawen-agama-dalam-kesejarahan-kultur-lokal/
D. Haryanto, B. S. (2021). Kejawen Milenium Kedua. Yogyakarta: Jejak Pustaka.
Devi, S. S. N. (2019). Upacara Tedhak Siten Di Desa Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Artikel Institut Seni Indonesia.
Faris, S. (2014). Islam dan Budaya Lokal: Studi atas Tradisi Keislaman Masyarakat Jawa. Thaqafiyyat, 15(1), 74–90.
Hendrajaya, J., & Almu’tasim, A. (2020). Tradisi Selamatan Kematian Nyatus Nyewu: Implikasi Nilai Pluralisme Islam Jawa. Jurnal Lektur Keagamaan, 17(2), 431–460. https://doi.org/10.31291/jlk.v17i2.756
Huda, M. (2020). Journal of Islamic Discourses Volume 3 Nomor 1 Juli 2020. Journal of Islamic Discourses, 3(1), 189–208.
Komariah, K. S., Islamy, M. R. F., Budiyanti, N., & Parhan, M. (2021). Exploring Cultural Acculturation : Rituals and Spiritual Practices of Traditional Childbirth In Najung, Bandung Regency, West Java, Indonesia. Religio Education, I(I), 1–12.
Kontjaraningrat. (1994). Kebudayaan Jawa. Balai Pustaka.
Marzuki. (2006). Tradisi Dan Budaya Masyarakat Jawa Dalam Perspektif Islam. Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta, 2. Diambil dari https://eprints.uny.ac.id/2609/1/5._Tradisi_dan_Budaya_Masyarakat_Jawa_dalam_Perspektif_Islam.pdf
Munna, U. L., & Ayundasari, L. (2021). Islam Kejawen: Lahirnya akulturasi Islam dengan budaya Jawa di Yogyakarta. Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 1(3), 317–325. https://doi.org/10.17977/um063v1i3p317-325
Nawafi, A. Y. F. (2020). Titik Temu Mistisisme Islam dan Mistisisme Jawa; Studi Analitis terhadap Persinggungan Ajaran Tasawuf dan Kejawen. Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 10(2), 242–254. https://doi.org/10.33367/ji.v10i2.1297
Prabowo, D. P. (2003). Pengaruh Islam dalam karya-karya R. Ng. Ranggawarsita. Penerbit Narasi.
Purwanti, R. S. (2014). Tradisi Ruwahan dan Pelestariannya di Dusun Gamping Kidul dan Dusun Geblagan Yogyakarta. Indonesian Journal of Conservation, 3(1), 50–57.
Safitrf, I. (2013). Kepercayaan Gaib dan Kejawen Studi Kasus pada Masyarakat Pesisir Kabupaten Rembang Ikha Safitrf. Jurnal Kajian Kebudayaan, 8(1), 18–28.
Santosa, I. B. (2021). Spiritualisme Jawa (Y. Arifin, Ed.). Yogyakarta: DIVA Press.
Santoso, D. A. (2021). Hukum Adat Pernikahan Kejawen Menurut Perspektif Islam. Surakarta.
Sari, N. P. N. (2022). Internalisasi Moderasi Beragama Dalam Budaya Malam Selikuran Masyarakat Jawa. … Conference on Cultures & Languages (ICCL), 780–793.
Silvia, D. (2016). Konsep Budaya Islam dan Budaya Lokal. Al-Ishlah, 8(1), 287–288.
So’imah, N. F., Pravitasari, N. V., & Winaryati, E. (2020). Analisis Praktik-Praktik Islam Kejawen terhadap Kehidupan Sosial Masyarakat Era Modern (Studi Kasus di Desa X Kabupaten Grobogan). Sosial Budaya, 17(1), 64. https://doi.org/10.24014/sb.v17i1.9092
Solikhin, K. H. M. (2010). Ritual & Tradisi Islam Jawa (Muzzaki, Ed.). Yogyakarta: NARASI(Anggota IKAPI).
Sudirana, W. (2019). Tradisi Versus Modern: Diskursus Pemahaman Istilah Tradisi dan Modern di Indonesia. MUDRA Jurnal Seni Budaya, 34(1), 29–2019.
Sudjak. (2017). Serat Sultan Agung (E. Efendi, Ed.). Yogyakarta: Bildung.
Sumbulah, U. (2012). Islam Jawa dan Akulturasi Budaya: karakteristik, Variasi dan Abimanyu, P. (2021). Ilmu Mistik Kejawen (R. A. Wijaya, Ed.). Yogyakarta: Noktah.
Amin, D. (2000). Islam dan Kebudayaan Jawa. Yogyakarta: Gama Media.
Anis, M. (2014). Suran : Upacara Tradisional dalam Masyarakat Jawa. Jurnal Seuneubok Lada, 1–2.
Arinda R, I. Y. (2014). Sedekah Bumi (Nyadran) Sebagai Konvensi Tradisi Jawa Dan Islam Masyarakat Sraturejo Bojonegoro. El-HARAKAH (TERAKREDITASI), 16(1), 100. https://doi.org/10.18860/el.v16i1.2771
Aswiyati, I. (2015). Makna Dan Jalannya Upacara “Puputan” Dan “Selapanan” Dalam Adat Upacara Tradisional Kelahiran Bayi Bagi Masyarakat Jawa. Jurnal Holistik, 2(16), 1–10.
Atmaja, A. S. (2016). Dukungan sosial terhadap calon pengantin melalui tradisi adat Jawa. Prosiding Seminar Nasional Psikologi Indigeneous Indonesia, 308–331.
Bahtiar, A. (2011). Religiusitas Masyarakat Jawa Dalam Karya Sastra Indonesia Modern. Deiksis, 03(4), 339–353.
Bakri, S. (2016). Islam Kejawen : Agama dalam kesejahteraan kultur lokal. Diambil dari IAIN Surakarta website: https://iain-surakarta.ac.id/islam-kejawen-agama-dalam-kesejarahan-kultur-lokal/
D. Haryanto, B. S. (2021). Kejawen Milenium Kedua. Yogyakarta: Jejak Pustaka.
Devi, S. S. N. (2019). Upacara Tedhak Siten Di Desa Banyuanyar Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Artikel Institut Seni Indonesia.
Faris, S. (2014). Islam dan Budaya Lokal: Studi atas Tradisi Keislaman Masyarakat Jawa. Thaqafiyyat, 15(1), 74–90.
Hendrajaya, J., & Almu’tasim, A. (2020). Tradisi Selamatan Kematian Nyatus Nyewu: Implikasi Nilai Pluralisme Islam Jawa. Jurnal Lektur Keagamaan, 17(2), 431–460. https://doi.org/10.31291/jlk.v17i2.756
Huda, M. (2020). Journal of Islamic Discourses Volume 3 Nomor 1 Juli 2020. Journal of Islamic Discourses, 3(1), 189–208.
Komariah, K. S., Islamy, M. R. F., Budiyanti, N., & Parhan, M. (2021). Exploring Cultural Acculturation : Rituals and Spiritual Practices of Traditional Childbirth In Najung, Bandung Regency, West Java, Indonesia. Religio Education, I(I), 1–12.
Kontjaraningrat. (1994). Kebudayaan Jawa. Balai Pustaka.
Marzuki. (2006). Tradisi Dan Budaya Masyarakat Jawa Dalam Perspektif Islam. Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta, 2. Diambil dari https://eprints.uny.ac.id/2609/1/5._Tradisi_dan_Budaya_Masyarakat_Jawa_dalam_Perspektif_Islam.pdf
Munna, U. L., & Ayundasari, L. (2021). Islam Kejawen: Lahirnya akulturasi Islam dengan budaya Jawa di Yogyakarta. Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 1(3), 317–325. https://doi.org/10.17977/um063v1i3p317-325
Nawafi, A. Y. F. (2020). Titik Temu Mistisisme Islam dan Mistisisme Jawa; Studi Analitis terhadap Persinggungan Ajaran Tasawuf dan Kejawen. Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 10(2), 242–254. https://doi.org/10.33367/ji.v10i2.1297
Prabowo, D. P. (2003). Pengaruh Islam dalam karya-karya R. Ng. Ranggawarsita. Penerbit Narasi.
Purwanti, R. S. (2014). Tradisi Ruwahan dan Pelestariannya di Dusun Gamping Kidul dan Dusun Geblagan Yogyakarta. Indonesian Journal of Conservation, 3(1), 50–57.
Safitrf, I. (2013). Kepercayaan Gaib dan Kejawen Studi Kasus pada Masyarakat Pesisir Kabupaten Rembang Ikha Safitrf. Jurnal Kajian Kebudayaan, 8(1), 18–28.
Santosa, I. B. (2021). Spiritualisme Jawa (Y. Arifin, Ed.). Yogyakarta: DIVA Press.
Santoso, D. A. (2021). Hukum Adat Pernikahan Kejawen Menurut Perspektif Islam. Surakarta.
Sari, N. P. N. (2022). Internalisasi Moderasi Beragama Dalam Budaya Malam Selikuran Masyarakat Jawa. … Conference on Cultures & Languages (ICCL), 780–793.
Silvia, D. (2016). Konsep Budaya Islam dan Budaya Lokal. Al-Ishlah, 8(1), 287–288.
So’imah, N. F., Pravitasari, N. V., & Winaryati, E. (2020). Analisis Praktik-Praktik Islam Kejawen terhadap Kehidupan Sosial Masyarakat Era Modern (Studi Kasus di Desa X Kabupaten Grobogan). Sosial Budaya, 17(1), 64. https://doi.org/10.24014/sb.v17i1.9092
Solikhin, K. H. M. (2010). Ritual & Tradisi Islam Jawa (Muzzaki, Ed.). Yogyakarta: NARASI(Anggota IKAPI).
Sudirana, W. (2019). Tradisi Versus Modern: Diskursus Pemahaman Istilah Tradisi dan Modern di Indonesia. MUDRA Jurnal Seni Budaya, 34(1), 29–2019.
Sudjak. (2017). Serat Sultan Agung (E. Efendi, Ed.). Yogyakarta: Bildung.
Sumbulah, U. (2012). Islam Jawa dan Akulturasi Budaya: karakteristik, Variasi dan ketaatan ekspresif. El-HARAKAH (TERAKREDITASI), 14(1), 51–68. https://doi.org/10.18860/el.v0i0.2191
Sutiyono. (2013). Poros Kebudayaan Jawa. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Uyun, V. F. (2010). Ritual Dzikir Setelah Shalat Bagi Jamaah Asy-Syahadatain. 12–24.
Wahyono, S. B. (2014). Kejawaan dan Keislaman: Suatu Pertarungan Identitas. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 17(3), 103027.
Yogiswari, K. S. (2020). Kejawen : Kearifan yang adiktif. Genta Hredaya, 4(2), 101–111.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Lailil Murro Nuril Chasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with?áJournal of Islamic Education Students?áagree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?áCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License?á(CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See?áThe Effect of Open Access).








