SISTEMASI WISATA HALAL : STUDI KRITIS FATWA DSN MUI NOMOR 108 TAHUN 2016

Authors

  • Efendi Faisal STAI Balaiselasa
  • Mardianton Mardianton STAI Balaiselasa
  • Ira Sumarni STAI Balaiselasa
  • Nurlaila Nurlaila STAI Balaiselasa

DOI:

https://doi.org/10.31958/jtm.v9i2.10213

Keywords:

Undang-undang, Relenvansi, Sistemasi, Pariwisata Halal

Abstract

Studi ini untuk melihat perkembangan potensi dan strategi industri Wisata halal di Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian library recearch, pengumpulan data bergantung pada bahan-bahan perpustakaan yang relevan dengan masalah yang dibahas. Data utama yang dikumpulkan berupa data skunder dalam bentuk peraturan, buku-buku, jurnal yang menjadi afiliasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa konsep wisata halal di Indonesia mulai diperkenalkan pada tahun 1975, bersamaan dengan pembentukan MUI yang menjadi pionir sertifikasi halal. Selanjutnya pemerintah merilis panduan wisata syariah dan mencanangkan  destinasi wisata syariah pada Indonesia yaitu NTB, Nanggore Aceh Darussalam, Lampung, Jawa Tengah, Banten, Sumatera Barat, Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Selatan dan  Bali. Sejalan dengan perkembangan ekonomi syariah pada Indonesia, sektor wisata halal juga mulai mengalami perkembangan. Tahun berikutnya agunan hukum produk halal telah disahkan. Hal ini semakin mempertegas langkah pemerintah mengembangkan wisata halal. Namun pemerintah harus juga memperhatikan keselarasan Syariah dengan realitas yang ada. Karena masih banyaknya Wisata yang brandingnya Syariah akan tetapi dalam penerapan masih ditemukan banyak hal yang tidak sesuai dengan Wisata Halal itu sendiri.

Author Biography

Efendi Faisal, STAI Balaiselasa

STAI Balaiselasa

References

Acar, O. and C¸ ıtak, Y.E. (2019), “Fintech integration process suggestion for banks”, Procedia Computer Science, Vol. 158, pp. 971-978

Ajzen, I. (1991). The theory of planned behavior. Organizational behavior and human decision processes, 50(2), 179-211.

Ali, M., Raza, S. A., Khamis, B., Puah, C. H., & Amin, H. (2021). How perceived risk, benefit and trust determine user Fintech adoption: a new dimension for Islamic finance. foresight.

Breidbach, C.F., Keating, B.W. and Lim, C. (2019), “Fintech: research directions to explore the digital transformation of financial service systems”, Journal of Service Theory and Practice, ahead-of-print.

Hudaefi, F.A. (2020), “How does Islamic fintech promote the SDGs? Qualitative evidence from Indonesia”, Qualitative Research in Financial Markets, Vol. 12 No. 4, pp. 353-366, DOI: 10.1108/ QRFM-05-2019-0058

Hui, H.W., Manaf, A.W.A. and Shakri, A.K. (2019), “Fintech and the transformation of the Islamic finance regulatory framework in Malaysia”, in Oseni, U.A., Hassan, M.K. and Hassan, R. (Eds), Emerging Issues in Islamic Finance Law and Practice in Malaysia, Emerald Publishing Limited, Bingley, pp. 211-222, DOI: 10.1108/978-1-78973-545-120191018.

Milian, E.Z., Spinola, M.D.M. and Carvalho, M.M.D. (2019), “Fintechs: a literature review and research agenda”, Electronic Commerce Research and Applications, Vol. 34, p. 100833.

Miska, S., Yaacob, A.M. and Rosman, R. (2019), “Fintech and its impact on Islamic fund management in Malaysia: a legal viewpoint”, in Oseni, U.A., Hassan, M.K. and Hassan, R. (Eds), Emerging Issues in Islamic Finance Law and Practice in Malaysia, Emerald Publishing Limited, Bingley, pp. 223-246, DOI: 10.1108/978-1-78973-545-120191019.

Nurfadilah, D., & Samidi, S. (2021). How The Covid-19 Crisis Is Affecting Customers’intention To Use Islamic Fintech Services: Evidence From Indonesia. Journal of Islamic Monetary Economics and Finance, 7, 83-114.

Rahayu, R. (2022). Factors That Influence the Behavioural Intention to Use E-Payments in Indonesia. Economics: Journal of Economics and Business, 6(1), 116-125.

Rahayu, R., & Day, J. (2017). E-commerce adoption by SMEs in developing countries: evidence from Indonesia. Eurasian Business Review, 7(1), 25-41.

Rogers, E. M. (1995). Diffusion of Innovations: modifications of a model for telecommunications. In Die diffusion von innovation en in der telekommunikation (pp. 25-38). Springer, Berlin, Heidelberg.

Shaikh, I. M., Qureshi, M. A., Noordin, K., Shaikh, J. M., Khan, A., & Shahbaz, M. S. (2020). Acceptance of Islamic financial technology (FinTech) banking services by Malaysian users: an extension of technology acceptance model. Foresight.

Silva, P. (2015). Davis' technology acceptance model (TAM)(1989). Information seeking behavior and technology adoption: Theories and trends, 205–219.

Downloads

Published

2023-12-18

Issue

Section

Articles