TOLERANSI UMAT BERAGAMA DI KALANGAN AKADEMIK: STUDI JEJAK PENDAPAT PARA DOSEN AGAMA DAN DOSEN UMUM DI UIN RADEN FATAH PALEMBANG

Authors

  • Wijaya Wijaya UIN Raden Fatah University

DOI:

https://doi.org/10.31958/jeh.v6i2.1060

Abstract

Tulisan mengkaji dan menganalisis konstruksi realitas keterbukaan pemikiran membentuk sikap toleran di kalangan akademik UIN Raden Fatah Palembang. Kemudian, dirumuskan ke dalam tiga pertanyaan, yakni: Bagaimana realitas toleransi umat beragama dikalangan civitas akademik UIN Raden Fatah Palembang? Bagaimana peran pengetahuan dosen yang toleran dalam terwujudnya toleransi umat beragama di UIN Raden Fatah Palembang? serta Bagaimana dialektika pemikiran dosen agama dan dosen umum UIN Raden Fatah Palembang mengenai toleransi umat beragama?

Dari penjelasan dalam tulisan ini, maka dapat disimpulkan tiga hal, yakni: pertama, realitas toleransi umat beragama dikalangan civitas akademik UIN Raden Fatah Palembang, yakni berupa penanaman nilai toleransi kehidupan beragama. Kegiatan ini telah diterapkan oleh civitas akademisi di sana. Sikap toleransi di awali dengan perilaku maupun sikap dosen yang mereka ajarkan kepada mahasiswa. Dosen  UIN Raden Fatah Palembang  sebagian besar telah memberikan teladan dan memberikan pelajaran mengenai sikap toleran dalam kehidupan beragama. Dosen UIN Raden Fatah Palembang telah bersikap adil terhadap semua mahasiswa, tanpa membedakan latar belakang paham keagamaan yang berbeda. Kedua, peran pengetahuan dosen yang toleran dalam terwujudnya toleransi umat beragama di UIN Raden Fatah Palembang. toleransi yang dilakukan oleh umat beragama pada kalangan akademik telah mengalami proses objektivasi, seperti ketika nilai-nilai toleransi menjadi norma atau aturan yang tertulis. Teks/ norma tersebut lalu mengalami proses internalisasi ke dalam diri individu, sebab nilai-nilai toleransi telah diinterpretasikan oleh masyarakat untuk menjadi pedomannya. Nilai-nilai toleransi juga mengalami proses eksternalisasi karena ia menjadi acuan norma dan tata nilai yang berfungsi menuntut dan mengontrol tindakan masyarakat. Ketiga, dialektika pemikiran dosen agama dan dosen umum UIN Raden Fatah Palembang mengenai toleransi umat beragama. Dari hasil jejak pendapat itu, maka penulis menyimpulkan bahwa dosen agama dan dosen umum UIN Raden Fatah Palembang sependapat bila toleransi beragama memiliki batas-batas bersama yang boleh dan tidak boleh dilanggar. Hal inilah yang menjadi esensi toleransi dimana masing-masing pihak untuk mengendalikan diri, dan menyediakan ruang untuk saling menghormati keunikannya masing-masing tanpa merasa terancam keyakinan maupun hak-haknya.

 

Key word: toleransi, dialektika pemikiran, akademisi

References

DAFTAR PUSTAKA


Purnomo, Aloys Budi. Membangun Teologi Inklusif-Pluralistik. Jakarta: Penerbit Kompas, 2003.
Rohidin, “Rekonstruksi Konsep Kebebasan Beragama di Negara Hukum Indonesia Berbasis Nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab”, Disertasi UII Yogyakarta. Diakses Tanggal 20 Mei 2015. dari
http://law.uii.ac.id/images/stories/ringkasan%20disertasi%20dr.%20rohidin.pdf.
Soejono dan Abdurrahman, Metode Penelitian: Suatu Pemikiran dan Penerapan. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta, 1998.
Travers, M. Qualitative Research Throught Case Studies. London; Sage Publications, 2001.
Atkinson P. dan S. delamont, “Analytic Perspective”, dalam N.K. Denzin dan Y.S. Lincoln eds., The Sage Hand book of Qualitative Research (Thousand Oaks: Sage Publications, 2005), 821-840.
Sevilla, Consule G. eds. Pengantar Metode Penelitian. Jakarta: Penerbit UI Press, 1993.
Singarimbun, Masri dan Sofian Effendi, eds. Metode Penelitian Survai. Jakarta: LP3ES, 1995.
Arikunto, Suharsimi. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta, 2002.
Bungin, Burhan. Konstruksi Sosial Media Massa:Kekuatan Pengaruh Media Massa, Iklan Televisi dan Keputusan Konsumen serta Kritik Terhadap Peter L. Berger dan Thomas Luckmann. Jakarta: Kencana, 2008.
Berger, Peter L. & Thomas Lukhmann, Tafsir Sosial atas Kenyataan. Jakarta: LP3ES, 1990.
Ngangi, Charles R. “Konstruksi Sosial dalam Realitas Sosial”, ASE, Volume 2, Mei 2011, 1-4.
Lubis, C.P. “Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi Dalam Mendukung Disiplin Nasional”. Diakses dari http: repository.usu.ac.id, Tanggal 1 Mei 2015.
Ariftianto, R. “Budaya Akademik dan Etos kerja”. Diakses dari jukurenshita.files.wordpress.com. tanggal 21 April 2013, 2010.
Icksan, A. Mahasiswa dan Kebebasan Akademik, Yogyakarta, PT. Hanindita Offset, 1985.
Dewi, R.M. “Pengaruh Budaya Akademik dan Status Sosial Ekonomi terhadap Kinerja Profesional Guru Ekonomi SMA se-Kota Malang”. Tesis Malang, PPS UM, 2010.
Mahendra, J. “Etika dan Budaya Akademik”, 2013, 1. Diakses dari http:grafispaten.wordpress.com. Tanggal 18 September 2014.

Published

2021-12-30

How to Cite

Wijaya, W. (2021). TOLERANSI UMAT BERAGAMA DI KALANGAN AKADEMIK: STUDI JEJAK PENDAPAT PARA DOSEN AGAMA DAN DOSEN UMUM DI UIN RADEN FATAH PALEMBANG. El -Hekam, 6(2), 13. https://doi.org/10.31958/jeh.v6i2.1060

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)