TAUKIL WALI NIKAH KEPADA PENGHULU DI DESA PARIT KEBUMEN KECAMATAN RUPAT KABUPATEN BENGKALIS
DOI:
https://doi.org/10.31958/jisrah.v3i3.8407Kata Kunci:
Kontroversi, Taukil, WaliAbstrak
Studi ini mengkaji tentang kontroversi taukil wali nikah kepada penghulu di Desa Parit Kebumen Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis, permasalahan tersebut muncul pertanyaan: 1.Alasan masyarakat mentaukilkan wali nikah kepada penghulu, 2. Bagaimana analisis hukum keluarga Islam terhadap Fenomena taukil wali nikah di desa parit kebumen. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. data dan informasi yang diperoleh langsung dari responden dalam kasus taukil wali nikah di Desa Parit Kebumen, dengan metode pendekatan deduktif. Dan dianalisis dengan cara deduktif, penelitian ini menemukan hasil praktek taukil wali nikah di Desa Parit Kebumen bertentangan dengan konsep perwalian yang telah ditetapkan dalam hukum keluarga Islam.Referensi
az-Zuhayli, W. (2013). al-Fiqh al-Islam wa'Adillatuhu juz V. Damaskus: Darul Fikr.
Asy-Syaukani. Al-Imam. 2006. Mukhtashar Nailul Authar. Jakarta:Pustaka Azam
Hidayati, T. (2013). Analisis Yuridis Peranan Wali Nikah Menurut Fiqh Islam dan Kompilasi Hukum Islam. 8.
Nattasya Meliannadya. (2020). Implementasi Taukil Wali Nikah Dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019 di Kota Malang. SAKINAH:Journal of Family Studies. Volume 4.
Oktaviani. (2019). Memberikan Hak Wali Kepada Kiyai (Praktek Taukil Wali Nikah Masyarakat Adat Sasak Sade). AL-ahwal Vol 2, 167.
Sabiq, S. (2011). Fikih Sunnah. Jakarta: cakrawala publishing.
Elimartati, (2013) Bunga Rampai Perkawinan di Indonesia.Batusangkar : STAIN Batusangkar Press,
Manan, Abdul, (2008) Aneka Masalah Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta : Kencana.
Manan, Abdul, (2006) Reformasi Hukum Islam di Indonesia. Jakarta : Raja Grafindo Persada
Manzur, Abu al-fadl jamal al-din bin mukrim al anshari Ibn, (1990) Lisan Al-Arab. - Bairut : Dar-Sadir.
Rasjid, Sulaiman, (2013), Fiqh Islam (Hukum Fiqh Islam). Bandung : Sinar Baru Al-gensido.
RI Mahkamah Agung, (2011), Himpunan Peraturan Perundang-undangan yang Berkatan dengan Komilasi Hukum Islam serta Pengertian dan Pembahasannya. Jakarta : Mahkamah Agung RI
Ria, Wati Rahmi, (2017) Hukum Keluarga Islam. Bandar Lampung
Sahrani, Tihami dan Sohari, (2014), Fikih Munakahat Kajian Fikih Nikah Lengkap, Jakarta : Rajawali Press
Syarifuddin, Amir, (2010),Garis-garis Besar Fiqh. Jakarta : Kencana, 2010
Zuhaily, Wahbah al Fiqih. 1989. Islam Wa Adillatuhu Juz VII. bairut : Darul Haq
Khaldun, FAI Univesitas Ibn. Jurnal Syariah. - 2013. - Vol. 1 No 1. - hal. 12-13.
Maryati, Lidya. Tugas KUA Bukan Hanya Pencatat Nikah. Artikel Kementrian Agama Tuban. - Tuban, 2021.
Sari. Cut Nanda Maya. Pengulangan Nikah Menurut Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di KUA Kecamatan Kota Kualasimpang). Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam. - Juli-Desember 2017. - hal. 398.
Sari Khairina dan Cut Nanda Maya Pengulangan Nikah Menurut Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di KUA Kecamatan Kota Kualasimpang). Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam. - Banda Aceh, Juli-Desember 2017. - Vol. 1 No. 2. - hal. 5.
Ratnawaty, Latifah. Kedudukan Nikah Sirri Menurut Hukum Positif Indonesia Artikel. - Bogor, 2015. - Vol. 2 No 2. - hal. 1.
Riyanto, Mahmud Hadi. Hakim PA Soreang. Artikel Pengadilan Agama Soreang – Kabupaten Bandung
Asy-Syaukani. Al-Imam. 2006. Mukhtashar Nailul Authar. Jakarta:Pustaka Azam
Hidayati, T. (2013). Analisis Yuridis Peranan Wali Nikah Menurut Fiqh Islam dan Kompilasi Hukum Islam. 8.
Nattasya Meliannadya. (2020). Implementasi Taukil Wali Nikah Dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 20 Tahun 2019 di Kota Malang. SAKINAH:Journal of Family Studies. Volume 4.
Oktaviani. (2019). Memberikan Hak Wali Kepada Kiyai (Praktek Taukil Wali Nikah Masyarakat Adat Sasak Sade). AL-ahwal Vol 2, 167.
Sabiq, S. (2011). Fikih Sunnah. Jakarta: cakrawala publishing.
Elimartati, (2013) Bunga Rampai Perkawinan di Indonesia.Batusangkar : STAIN Batusangkar Press,
Manan, Abdul, (2008) Aneka Masalah Hukum Perdata Islam di Indonesia. Jakarta : Kencana.
Manan, Abdul, (2006) Reformasi Hukum Islam di Indonesia. Jakarta : Raja Grafindo Persada
Manzur, Abu al-fadl jamal al-din bin mukrim al anshari Ibn, (1990) Lisan Al-Arab. - Bairut : Dar-Sadir.
Rasjid, Sulaiman, (2013), Fiqh Islam (Hukum Fiqh Islam). Bandung : Sinar Baru Al-gensido.
RI Mahkamah Agung, (2011), Himpunan Peraturan Perundang-undangan yang Berkatan dengan Komilasi Hukum Islam serta Pengertian dan Pembahasannya. Jakarta : Mahkamah Agung RI
Ria, Wati Rahmi, (2017) Hukum Keluarga Islam. Bandar Lampung
Sahrani, Tihami dan Sohari, (2014), Fikih Munakahat Kajian Fikih Nikah Lengkap, Jakarta : Rajawali Press
Syarifuddin, Amir, (2010),Garis-garis Besar Fiqh. Jakarta : Kencana, 2010
Zuhaily, Wahbah al Fiqih. 1989. Islam Wa Adillatuhu Juz VII. bairut : Darul Haq
Khaldun, FAI Univesitas Ibn. Jurnal Syariah. - 2013. - Vol. 1 No 1. - hal. 12-13.
Maryati, Lidya. Tugas KUA Bukan Hanya Pencatat Nikah. Artikel Kementrian Agama Tuban. - Tuban, 2021.
Sari. Cut Nanda Maya. Pengulangan Nikah Menurut Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di KUA Kecamatan Kota Kualasimpang). Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam. - Juli-Desember 2017. - hal. 398.
Sari Khairina dan Cut Nanda Maya Pengulangan Nikah Menurut Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus di KUA Kecamatan Kota Kualasimpang). Jurnal Hukum Keluarga dan Hukum Islam. - Banda Aceh, Juli-Desember 2017. - Vol. 1 No. 2. - hal. 5.
Ratnawaty, Latifah. Kedudukan Nikah Sirri Menurut Hukum Positif Indonesia Artikel. - Bogor, 2015. - Vol. 2 No 2. - hal. 1.
Riyanto, Mahmud Hadi. Hakim PA Soreang. Artikel Pengadilan Agama Soreang – Kabupaten Bandung
##submission.downloads##
Diterbitkan
2022-12-31
Terbitan
Bagian
Articles
Lisensi
Hak Cipta (c) 2022 Aida Ummi Zakiyah, Sulastri Caniago, Dodon Alfiander

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?áCreative Commons Attribution License?áthat allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See?áThe Effect of Open Access).

