STRATEGI RADIO HARAU FM KAB. 50 KOTA UNTUK MENJADI RADIO PENYELENGGARA PROGRAM TALKSHOW TERBAIK DI TAHUN 2018

Penulis

  • Indrayani Indrayani
  • Ali Nupiah
  • Irman Irman IAIN Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.31958/kinema.v1i1.5689

Abstrak

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah strategi Radio Harau FM Kab. 50 Kota untuk menjadi radio penyelenggara program talkshow terbaik di tahun 2018. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1)  Mengidentifikasi bagaimana strategi perencanaan program talkshow Radio Harau FM Kab. 50 Kota untuk menjadi Radio Penyelenggara Program Talkshow Terbaik di tahun 2018. 2 untuk mengetahui dan memahami apa saja kendala yang didapati dalam melakukan strategi tersebut.

Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Penulis akan mendeskripsikan data yang didapatkan melalui observasi dan wawancara secara langsung kepada narasumber kedalam bentuk laporan secara tertulis yang didukung oleh berbagai macam dokumen yang diperlukan dalam penelitian ini. Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang yang terdiri dari kepala siaran dan penyiar. Teknik analisis data menggunakan teori Miles dan Hubberman. Teknik penjamin keabsahan data menggunakan triangulasi.

Berdasarkan analisis data, hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan Radio Harau FM Kab. 50 Kota untuk  menjadi Radio Penyelenggra Program Talkshow terbaik di tahun 2018 adalah dengan menetapkan tema yang telah disepakati, memilih narasumber berdasarkan tema yang dipilih, me-menajemen penyiar, narasumber dan juga pendengar itu sendiri. Penyiar harus menguasai materi talkshow atau harus memiliki kemampuan, keterampilan dan juga kemampuan mendengar yang baik ketika melakukan talkshow dengan berbagai narasumber. Narasumber juga dimenage dari segi waktu, karena waktu merupakan uang yang berharga. Sedangkan pendengar juga termasuk didalamnya karena tanpa ada pendengar yang berpartisipasi, sebuah program talkshow tidak akan mencapai tujuan yang diinginkan. Dalam mencapai suatu tujuan, tentu saja ada kendala atau hambatan yang ditemui seperti hambatan internal dan hambatan eksternal. Meskipun ada hambatan yang ditemui, namun hambatan tersebut bisa diatasi dengan baik.

Referensi

(Firmansyah, 2006)Firmansyah, F. (2006). Upaya Meningkatkan Kinerja Guru Melalui Kepemimpinan Kepala Sekolah. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 1(2).

Habibie, D. (2020). Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Upaya Pengembangan Kualitas Tenaga Pendidik. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 6(1), 195–199. https://doi.org/10.31949/educatio.v6i1.344

Hardaning, N. K., & Yahya, F. A. (2021). Pengembangan Kinerja dalam Meningkatkan Kualitas Kinerja Tenaga Pendidik dan Kependidikan di SMA Muhammadiyah 1 Ponorogo. JIE (Journal of Islamic Education), 6(1), 41. https://doi.org/10.29062/jie.v6i1.196

Nurdin, F. (2017). Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Terhadap Kinerja Guru Honorer di SD Negeri 33/5 Matttoangin Kabupaten Pangkep. Skripsi, 1–72.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2022-05-30

Cara Mengutip

Indrayani, I., Nupiah, A., & Irman, I. (2022). STRATEGI RADIO HARAU FM KAB. 50 KOTA UNTUK MENJADI RADIO PENYELENGGARA PROGRAM TALKSHOW TERBAIK DI TAHUN 2018. KINEMA: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran, 1(1), 65–76. https://doi.org/10.31958/kinema.v1i1.5689

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>