POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DENGAN WALI KELAS TERHADAP PERKEMBANGAN BELAJAR ANAK KELAS 4 DI TAMAN PENDIDIKAN Al-QURÔÇÖAN JORONG BADINAH MURNI NAGARI MINANGKABAU

Authors

  • Meri Noviani
  • Zafirah Quroatun ÔÇÿUyun

DOI:

https://doi.org/10.31958/kinema.v1i2.8388

Abstract

Pokok permasalahan dalam skripsi ini adalah perlu dilakukan komunikasi yang baik antara guru dengan wali kelas di TPA, karena di Taman Pendidikan Al-QurÔÇÖan ini khususnya kelas 4 dituntut untuk sudah lancar membaca Al-qurÔÇÖan dan juga diwajibkan untuk menghafal juz 30. Hal tersebut dilakukan sebagai syarat untuk bisa mengikuti khatam Al-QurÔÇÖan tahun berikutnya. Maka di kelas 4 inilah semua proses menghafal dan membaca Al-QurÔÇÖan di mantapkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi orang tua dengan wali kelas terhadap perkembangan belajar anak kelas 4 di Taman Pendidikan Al-QurÔÇÖan Jorong Badinah Murni Nagari Minangkabau. Penelitian ini dilakukan kepada wali kelas dan orang tua anak kelas 4 Taman Pendidikan Al-QurÔÇÖan Jorong Badinah Murni Nagari Minangkabau.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan observasi. Pengolahan data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Instrument dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri. Analisis data menggunakan tahapan Reduction  (reduksi data), data display (penyajian data), dan conclusion drawing (verification).

Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa, pertama pola komunikasi silkular orang tua dengan wali kelas terhadap perkembangan belajar anak  memiliki respon yang berbeda dari orang tua. Ada orang tua yang memberi respon kepada wali kelas dan ada yang tidak, hal tersebut di karenankan tuntutan pekerjaan orang tua. Kedua pola komunikasi yang sering dipakai oleh orang tua dan wali kelas mengenai perkembangan belajar anak adalah pola komunikasi rantai, yang mana orang tua menerima informasi dari wali kelas dan disampaikan kepada anak tanpa ada komunikasi lebih lanjut kepada wali kelas. 

Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa, pertama pola komunikasi silkular orang tua dengan wali kelas terhadap perkembangan belajar anak  memiliki respon yang berbeda dari orang tua. Ada orang tua yang memberi respon kepada wali kelas dan ada yang tidak, hal tersebut di karenankan tuntutan pekerjaan orang tua. Kedua pola komunikasi yang sering dipakai oleh orang tua dan wali kelas mengenai perkembangan belajar anak adalah pola komunikasi rantai, yang mana orang tua menerima informasi dari wali kelas dan disampaikan kepada anak tanpa ada komunikasi lebih lanjut kepada wali kelas.

References

Anwar, S. (2009). Pemahaman Individu, Observasi, Cheklist, Interviu, kuesioner, dan Sosiometri, Yogyakarta: Pustaka Pelajar
Tiharoh, 2008.Hubungan Antara Komunikasi Orang Tua Dengan Wali Kelas Terhadap Hasil Belajar Siswa Di SMPN 28 Jakarta Selatan.Repository.uinjkt.ac.id.
Sugiyono, 2016.Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta
Moleong, 1. J. (2006). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Noor, J. (2013). Metodologi Penelitian Skripsi, Tesis, Disertasi dan Karya Ilmiah. Jakarta: Prenada MediaGroup.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Cet. 18. Bandung: CV Alfabeta.
Sugiyono, (2007). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: CV Alvabeta.

Downloads

Published

2022-12-31

How to Cite

Noviani, M., & ÔÇÿUyun, Z. Q. (2022). POLA KOMUNIKASI ORANG TUA DENGAN WALI KELAS TERHADAP PERKEMBANGAN BELAJAR ANAK KELAS 4 DI TAMAN PENDIDIKAN Al-QURÔÇÖAN JORONG BADINAH MURNI NAGARI MINANGKABAU. KINEMA: Jurnal Komunikasi Dan Penyiaran, 1(2), 129–136. https://doi.org/10.31958/kinema.v1i2.8388