Penerapan Strategi Pembelajaran Berorientasi Aktivitas Siswa Pada Masa Pandemi Di Pondok Pesantren MTI Paninggahan
DOI:
https://doi.org/10.31958/atjpi.v3i1.3703Abstract
Strategi pembelajaran yang berorientasi aktivitas siswa adalah suatu proses pembelajaran yang digunakan untuk mengembangkaan keaktifan peserta didik dalam suatu pemahaman konsep dan teori melalui aktivitas pengalaman di berbagai lingkungan belajarnya. Pada masa pandemi, strategi pembelajaran juga berpengaruh dalam proses pembelajaran. Pada penelitian ini membahas tentang penerapan strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa pada masa pandemi di Pondok Pesantren MTI Paninggahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa pada masa pandemi di Pondok Pesantren MTI Paninggahan. Karena model pembelajaran berorientasi aktivitas siswa ini membantu peserta didik agar bisa belajar kreatif sehingga dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dapat menunjang terbentuknya kepribadian yang mandiri. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data diperoleh melalui wawancara salah seorang guru di Pondok Pesantren MTI Paninggahan. Dari hasil penelitian tersebut diperoleh data mengenai penerapan strategi pembelajaran berorientasi aktivitas siswa pada masa pandemi di Pondok Pesantren MTI Paninggahan. Bahwa di masa pandemi peserta didik belajar di rumah (daring), media yang digunakan dalam proses pembelajaran di masa pandemi yaitu media WAG dan google form serta bagi peserta didik yang tidak mempunyai handphone di harapkan untuk menjeput tugasnya ke Madrasah.
References
Abdullah, A. (2016). Gerakan Radikalisme Dalam Islam: Perspektif Historis. Addin, 10(1), 1. https://doi.org/10.21043/addin.v10i1.1127
Abdurrohman, A., & Syamsiar, H. (2017). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Model Keberagamaan Inklusif untuk Mencegah Radikalisme Beragama Dikalangan Siswa SMA. Fenomena, 9(1), 105. https://doi.org/10.21093/fj.v9i1.789
Azca, M. N. (2013). Yang Muda Yang Radikal Refleksi Sosiologis Terhadap Fenomena Radikalisme Kaum Muda Muslim di Indonesia Pasca Orde Baru. Jurnal Maarif, 8(1), 14–44.
Baidhawy, Z. (2005). Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural. Jakarta: Erlangga.
Darmawati H, & Abdullah, T. (2016). Respon Siswa Madrasah Aliayah Terhadap Radikalisme Di Makasar. Sulesana, 10(01), 19–48.
Ghifari, I. F. (2017). Radikalisme Di Internet. Religious: Jurnal Agama Dan Lintas Budaya, 2(1), 123–134. https://doi.org/10.15575/jw.v39i1.575
Golose, P. R. (2009). Deradikalisasi terorisme: humanis, soul approach, dan menyentuh akar rumput. Yayasan Pengembangan Kajian Ilmu Kepolisian.
Husein, M. T. (2017). Fenomena Radikalisme di Indonesia. Rausyan Fikr Jurnal Pemikiran & Pencerahan, 13(2), 90–105. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.31000/rf.v13i2.404
Ma’rifah, I. (2012). Rekonstruksi Pendidikan Agama Islam: Sebuah Upaya Membangun Kesadaran Multikultural untuk Mereduksi Terorisme dan Radikalisme Islam. Annual International Conference on Islamic Studies (AICIS) XII IAIN Sunan Ampel. Surabaya.
Muthohirin, N. (2015). Radikalisme Islam dan Pergerakannya di Media Sosial. Afkaruna, 11(2), 240–259. https://doi.org/10.18196/aiijis.2015.0050.240-259
Qodir, Z. (2014). Radikalisme Agama di Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Rustan, E., Hanifah, N., & Kanro, B. (2018). De-radicalization in the Implementation of Islamic Education Curriculum in SMA Masamba South Sulawesi. Dinamika Ilmu, 18(2), 271–283. https://doi.org/10.21093/di.v18i2.1338
Sahri. (2016). Radikalisme Islam di Perguruan Tinggi Perspektif Politik Islam. Al-Daulah: Jurnal Hukum Dan Perundangan Islam, 6(1), 237–268.
Saihu, & Marsiti. (2019). Pendidikan Krakter Dalam Upaya Menangkal Radikalisme Di SMA Negeri 3 Kota Depok Jawa Barat. Andragogi: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 23–54.
Sary, N. (2017). Mencegah Penyebaran Paham Radikalisme Pada Sekolah. Manthiq, 2(2), 191–200.
Syahlan, T. (2018). Menangkal Gerakan Radikalisme Islam Melalui Sekolah. MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar Dan Keislaman, 6(2), 1–15. https://doi.org/10.31942/mgs.v6i2.1774
Thoyyib, M. (2018). Radikalisme Islam Indonesia. TA’LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam, 1(1), 90–105. Retrieved from http://e-jurnal.unisda.ac.id/index.php/talim/article/view/636%0Ahttp://moraref.kemenag.go.id/documents/article/97874782241954595
Widyaningsih, Rindha. Sumiyem, K. (2017). Kerentanan Radikalisme agama dikalangan anak muda. Prosiding Seminar Nasional Dan Call for Papers ”Pengembangan Sumber Daya Perdesaan Dan Kearifan Lokal Berkelanjutan, 6, 1553–1562. https://doi.org/10.1088/1755-1315/255/1/012049
Wiyani, N. A. (2013). Pendidikan agama Islam berbasis anti terorisme di SMA. Jurnal Pendidikan Islam, 2(1), 65. https://doi.org/10.14421/jpi.2013.21.65-83
Zada, K. (2015). Radikalisme Dalam Paham Keagamaan Guru dan Mata Pelajaran Fikih Di Mdrasah Aliyah. Penamas Jurnal Penelitian Keagamaan Dan Kemasyarakatan, 28(1), 75–90.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Mega Melisa Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?á?áCreative Commons?áAttribution-NonCommercial 4.0 International.that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






