Community Empowerment Through Prohibited Fish Management

Penulis

  • Riski Susanto UIN Mahmud Yunus Batusangkar
  • Reni Susanti UIN Mahmud Yunus Batusangkar
  • Zainal Fadri UIN Mahmud Yunus Batusangkar http://orcid.org/0000-0002-8162-432X
  • Micheal Lambou Mc.Gill University

DOI:

https://doi.org/10.31958/indev.v2i1.10107

Kata Kunci:

Empowerment, Community, Fish Management

Abstrak

This article describes community empowerment through the management of prohibited fish in Jorong Mapun Nagari Sundata, Lubuk Attitude District, Pasaman Regency. The main problem of this thesis is about how to better manage prohibited fish so that they can reap maximum results every time they are harvested in order to empower the Jorong Mapun community both in terms of development and in terms of social. The purpose of this study is to find out how the strategy is to empower the community through the management of prohibited fish in Jorong Mapun Nagari Sundata, Lubuk Attitude District, Pasaman Regency. To find out the supporting factors in empowering the community through the management of prohibited fish in Jorong Mapun Nagari Sundata, Lubuk Attitude District, Pasaman Regency. To find out what obstacles occur in community empowerment through the management of prohibited fish in Jorong Mapun Nagari Sundata, Lubuk Attitude District, Pasaman Regency.

Referensi

Azizah, N. (2019). Lubuk Larangan Anak Yatim Desa Tambangan Jae Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal. Universitas Sumatera Utara, 2-3.
Damayu, W. T. (2015). Peran Pemerintahan Desa Mengelola Potensi Kepariwisataan B29 di Desa Argosari Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Skripsi Ilmu Administrasi Negara .
Dedeh Maryani, R. R. (2019). Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Deepublish CV Budi Utama.
Emzir. (2011). Metode Penelitian Kualitatif Analisis Data. Jakarta : Rajawali Press.
Hajar, S. (2018). Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Pesisir. Medan: Lembaga Penelitian dan Penulisan Ilmiah Aqli.
Imaniar. (2021). Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Objek Wisata Salu Kula Berbasis Ekonomi Kreatif di Desa Kamiri Kecamatan Masamba Kabupaten Luwu Utara. Skripsi Ekonomi Syariah IAIN Palopo.
Jufri, M. (2017). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Pariwisata Di Kecamatan Tinggi Moncong Kabupaten Gowa. Skripsi Ilmu Pemerintahan Universitas Muhammad Makassar.
Fadri, Zainal. (2021). Pendampingan Kreativitas Kelompok Kerja Kampung Lidi Kelurahan Saloloang Penajam Paser Utara. Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3 (2). 1-10.
Fadri, Zainal. (2021). The Implementation of Human Freedom Theory in Early Education. Agenda: Jurnal Analisis Gender dan Agama, 3 (1). 60-69.
Fadri, Zainal. (2022). Optimalisasi Dakwah Digital pada Komunitas Rentan Eksistensi Yogyakarta. KOMUNITAS, 13 (2). 103-114.
Fadri, Zainal. (2022). Pendekatan Sosial Terhadap Sistem Qanun dalam Perwujudan Hak Asasi Manusia. Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya, 4 (1). 43-51.
Fadri, Zainal. (2023). Response to Alternative Media in The Development of Dakwah: An Islamic Perspective. Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan, 7 (1). 10-18.
Mardikanto, T. (2015). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif kebijakan publik. Bandung.
Mardikanto, T., & Soebianto, P. (2017). Pemberdayaan masyarakat dalam perspektif publik. Bandung: Alvabaeta.
Muda, A. (2015). Pengelolaan Fasilitas Objek Wisata Cagar Budaya Makam Raja Kecik Kabupaten Siak . Jurnal Jom, 2.
Ni Putu Yunita, R. J. (2018). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Objek Wisata Hidden Canyon Beji Guwang. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial.
Noor, J. (2012). Metode Penelitian : Skripsi, Tesis, Disertasi, dan Karya Ilmiah. Jakarta: Kencana Prenada Grup.
Noor, M. (2011). Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Ilmiah CIVIS.
Nurfadila. (2018). Peran Pemerintah dalam Pengelolaan Objek Wisata Alam Lewaja di Kabupaten Enrekang. Skripsi Ilmu Pemerintahan.
Ramayani, Firman, & Rusdinal. (2019). Eksistensi Ikan Larangan Sebagai Kearifan Lokal Pembangunan Masyarakat Minangkabau. Pendidikan Tambusai.
Rani Wahyuningsih, G. W. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Desa Hendrosari Melalui Pengembangan Desa Wisata Lontar Sewu. Jurnal Publika, 9(2).
Rindi, T. A. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Desa Wisata (Studi Kasus Desa Wonokarto, Kec, Sekampung Kab. Lampung Timur).
Ritonga, A. H., & Hasibuan, H. A. (2021). Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Melalui Lubuk Larangan Di Kota Padangsidimpuan. At-Taghyir, 72-73.
Sairun, Syafrialdi, & Djunaidi. (2019). Pengelolaan lubuk larangan sebagai bentuk kearifan lokal di sungai batang jujuhan kabupaten bungo provinsi jambi. Pengelolaan sumber daya perairan, 1-2.
Sisca, M. (2019). Peran Pemerintah dalam Pengelolaan Objek Wisata di Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa. Jurnal Administro.
Sudjono. (2010). Pengantar Statistik Pendidikan . Jakarta: Rajawali Press.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharto. (2005). Membangun Masyarakat memberdayakan rakyat. PT Refika Aditama.
Sumodiningrat, G. (1998). Membangun perekonomian rakyat. Yogyakarta: Balai Pustaka.
Wulandari, A. P. (2014). Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Upaya Peningkatan Kesejahteraan Keluarga Melalui Pelatihan Pembuatan Sapu Gelagah Di Desa Kajongan Kecamatan Bojongsari Kabupaten Purbalingga . Skripsi Pendidikan Luar Sekolah.
Yuliaty, C., & Priyatna, F. N. (2014). Dinamika pengetahuan lokal masyarakat dalam pengelolaan sumber daya perikanan perairan sungai di kabupaten lima puluh kota. 116.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2023-07-04

Terbitan

Bagian

Articles