TRADISI MAANTA NASI PANAMBAI DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus di Padang Luar Nagari III Koto Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar)

Authors

  • Amelia Putri Maisa Institut Agama Islam Negeri Batusangkar
  • Elimartati Elimartati Institut Agama Islam Negeri Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.31958/jisrah.v2i1.3229

Keywords:

Tradisi, Nasi Panambai, Hukum Islam

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan tradisi Maanta Nasi Panambai dalam prespektif hukum Islam di Padang Luar Nagari III Koto, Kecamatan Rambatan Kabupaten Tanah Datar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan menggunakan metode kualitatif. Sumber data primer adalah hasil wawancara dengan Niniak Mamak, orang yang tidak menjalankan, dan orang yang pernah menjalankan tradisi maanta nasi panambai. Selain itu data juga diperoleh dari buku-buku adat, karya ilmiah, jurnal dan buku-buku lain yang berkaitan dengan penelitian. Adapun temuan penelitian ini adalah bahwa nasi panambai diantar sebelum akad nikah dan sebagai syarat untuk melaksanakan walimah atau baralek. Hal ini bertujuan untuk menjalin dan mempererat hubungan silaturrahmi, dan sebagai iÔÇÖlan. Akibat tidak menjalankan maanta nasi panambai anak tidak memiliki bako, orang tua dan anaknya tidak bisa memakai adat. Sebagian masyarakat menganggap berat untuk melaksanakan maanta nasi panambai dikarenakan tidak ada biaya yang cukup, menikah di rantau, dan terlalu banyak syarat-syarat atau adat yang dilaksanakan setelah maanta nasi panambai. Sedangkan sanksi tidak melaksanakan maanta nasi panamabai ┬ámembayar adat kapalo ameh yaitu dengan membayar dua atau tiga katidiang padi bahkan lebih sesuai kesepakatan niniak mamak dan melaksanakan adat alek tokok lutuik. Menurut hukum Islam proses pelaksanaan adat ini termasuk kepada ÔÇÿurf shahih karena tidak bertentangan dengan nash dan memiliki mashlahat yang besar dan tidak menimbulkan mudharat yang besar.

References

Agustini, A. W. (2017). Distribusi kekayaan dalam Islam. Jurnal Tazkiya: jurnal ke Islaman, kemasyarakatan dan Kebudayaan, Vol 18. N0 2 (Juli- Des),

Azwar Iskandar & Khaerul Aqbar. (2019). kedudukan Ilmu Ekonomi Islam Diantara Ilmu Ekonomi Dan Fikih Muamalah :Analisis problematika epistemologis. Nukhbatul ‘Ulum : Jurnal Bidang Kajian Islam, Vol. 5, No.

BPS Tanah Datar. (2018). Kecamatan Sepuluh Koto dalam Angka. Batusangkar:

Chrityawati, Eni (2009) Kontinuitas Pola pewarisan Seni Menenun Songket di Nagari Pandai Sikek, X Koto, Tanah Datar, Desbudpar, Balai Pelestarian Sejarah dan Nilai Tradisional Padang

Creswell, J. W. (2009). Research Design: Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches. Los Angles: Sage Publishing.

Damsar. (2009). Sosiologi Ekonomi. Jakarta: Kencana.

Evita Edila Putri, Zaini Abdul Malik Dkk. (2017-2018). Analisis Fikih MuamalahTerhadap Praktek Driver Gojek. Prosiding Hukum Ekonomi Syari'ah. Bandung: Universitas Islam Bandung.

Muhammad. (2004). Etika Bisnis Islam. Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan Akademi Manajemen Perusahaan YKPN.

Nanang. (2015). Metode Penelitian Sosial. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Nawawi, I. (2012). Fikih Muamalah Klasik dan Kontemporer. Bogor: Ghalia Indonesia.

Haroen, N. (2000). Fikih Muamalah. Jakarta: Gaya Media Pratama.

Khatib, A. S. ( 1978). Mughni al Muhtaj juz 2. Beirut: Dar al- Fikr

Muslich, A. W. (2010). Fiqh Muamalah. Jakarta: Amzah.

Nagari Pandai Sikek. (2019). Arsip Nagari Pandai Sikek.

Nur, E. R. (2015). Riba dan Gharar Suatu Tinjuan Hukum Dan Etika Dalam Transaksi Bisnis Modern. Jurnal Al' Adalah, Vol VII, No. 3 Juni.

Riri Purnama Sari& Zainuddin. (2019). Kerjasama Driver Dengan Perusahaan Aplikasi GOJEK ONLINE Presoektif Fikih Muamalah. Jurnal Hukum Islam, Vol XIX 1 JUNI.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Manajemen. Alfabeta: Bandung.

Suliastani, S. L. (2018). Eksistensi Filsafat Hukum Islam Dalam Pengembangan Ekonomi Islam di Indonesia. Jurnal Amwaluna, Vol 12 No. 1 Januari.

Syahril, S. (2019). Metode Studi Islam Komprehesif dan Implikasinya terhadap Corak Pemikiran Aliran- aliran dalam Islam. Analisis: Jurnal Studi Keislaman, Vol. 19 No. 2 Juni.

Saydam, G. (2004). Kamus Lengkap Bahasa Minangkabau. Padang: Pusat Pengkajian Islam dan Minangkabau Sumatera Barat

Turmudi, M. (2017). Mplementasi Akad Percampuran Dalam Hukum Ekonomi Syari'Ah. Jurnal Al-‘Adl Vol. 10 No. 2, Juli.

Zuhayli, W. a. (2011). Fiqh al- Islamiy wa Adillatahu, juz 4. Beirut: Dar al- Fikri

Wawancara dengan Darlis

Wawancara dengan Irma

Wawancara dengan Len

Wawancara dengan Un, pengrajin tenun songket

Downloads

Published

2021-04-30

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)