Sinergitas Kemampuan Pedagogik Guru dan Orang Tua dalam Mengembangkan Sikap Sosial-Spiritual Peserta Didik pada Pendidikan Agama Islam

Authors

  • Utami Qonita Rahmi Universitas Pendidikan Indonesia
  • Salma Rahmasari Alfalah Universitas Pendidikan Indonesia
  • Udin Supriadi Universitas Pendidikan Indonesia
  • Hanifatun Jamil Universitas Islam Indonesia
  • Zetri Setiawan UIN Mahmud Yunus Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.31958/atjpi.v6i1.14958

Keywords:

Pedagogik, Guru, Orang Tua, Sikap, PAI

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia memegang peranan penting dalam membentuk sikap sosial-spiritual peserta didik. Namun, pengembangan nilai-nilai ini sering terhambat oleh ketidakseimbangan kemampuan pedagogik antara guru dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sinergitas kemampuan pedagogik guru dan orang tua serta dampaknya terhadap sikap sosial-spiritual peserta didik. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan, penelitian ini menganalisis berbagai literatur terkait sinergi antara guru dan orang tua dalam konteks pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi yang efektif antara guru dan orang tua dapat meningkatkan internalisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari anak, berkontribusi pada pengembangan karakter dan moralitas mereka. Dengan implementasi program sinergi yang melibatkan komunikasi timbal balik dan partisipasi aktif dalam kegiatan sekolah, serta integrasi nilai-nilai budaya yang dominan, sinergi ini terbukti dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran agama. Temuan ini menegaskan bahwa sinergitas kemampuan pedagogik guru dan orang tua adalah kunci untuk membentuk generasi muda yang tidak hanya berpengetahuan agama, tetapi juga memiliki sikap sosial-spiritual yang positif, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap literatur pendidikan Islam dan menawarkan rekomendasi praktis untuk meningkatkan mutu pendidikan agama di Indonesia.

References

Abdul Aziz Azari, M. I. (2021). FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DEPRESI PADA LANSIA. JURNAL KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN, 66-78.

Alne Vitayala, N. P. (2023). Pentingnya Menjaga Kesejahteraan Emosional Lansia Janda/Duda di Panti Sosial: Peran Loneliness dan Depresi. Jurnal Psikologi Wijaya Putra, 30-36.

Ani Marni, R. Y. (2015). HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN PENERIMAAN DIRI PADA LANSIA DI PANTI WREDHA DHARMA YOGYAKARTA. Jurnal Fakultas Psikologi, 1-7.

Annisa, M. A. (2019). Gambaran Tingkat Depresi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Guguak Kabupaten 50 Kota Payakumbuh. Health & Medical Journal, 12-16.

Astriani Astriani, M. S. (2021). Hubungan Faktor Perilaku Dengan Kunjungan Lansia di Posbindu Lansia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 452-461.

Basuki, W. (2015). FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB KESEPIAN TERHADAP TINGKAT DEPRESI PADA LANSIA PENGHUNI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA NIRWANA PURI KOTA SAMARINDA. Psikoborneo, 122-136.

Dahroni, T. A. (2017). Hubungan Antara Stress Emosi Dengan Kualitas Tidur Lansia. Jurnal Keperawatan, 68-71.

Dewi Rika Juita, N. A. (2022). PERAN KELUARGA DALAM MERAWAT LANSIA. Jurnal Agama Sosial dan Budaya, 206-219.

Endah Puspita Sari, S. N. (2002). PENERIMAAN DIRI PADA LANJUT USIA DITINJAU DARI KEMATANGAN EMOSI. JURNAL PSIKOLOGI, 73-88.

Indah Mulya Destriande, I. F. (2021). FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS HIDUP PADA LANJUT USIA . Jurnal Psikologi Wijaya Putra, 1-9.

Liliyanti M L Sangian, F. W. (2017). HUBUNGAN DUKUNGAN EMOSIONAL KELUARGA DENGAN PENERIMAAN DIRI PADA LANSIA DI DESA WATUTUMOU III. e-Jurnal Keperawatan (e-KP), 1-8.

Nabilah Qonitah, M. A. (2015). HUBUNGAN ANTARA IMT DAN KEMANDIRIAN FISIK DENGAN GANGGUAN MENTAL EMOSIONAL PADA LANSIA. Jurnal Berkala Epidemiologi, 1-11.

Natal Pasrah Lase, D. L. (2021). Peran Keluarga bagi Orang Usia Lanjut. Jurnal Ilmiah Teologi, Pendidikan, Sains, Humaniora dan Kebudayaan, 87-96.

Ninda Ayu Prabasari P, L. J. (2017). PENGALAMAN KELUARGA DALAM MERAWAT LANSIA DI RUMAH (STUDI FENOMENOLOGI). Jurnal Ners LENTERA, 56-68.

Nugrahadi Dwipasca Budiono, A. R. (2021). Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Lansia. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 371-379.

Sri Hayulita, A. B. (2018). FAKTOR DOMINAN YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUALITAS HIDUP LANSIA. AFIYAH, 42-46.

Terezinha Gusmao, J. W. (2018). HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN KECERDASAN EMOSIONAL PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA PERMA DI TLOGOSURYO MALANG. Nursing News, 421-430.

Widya Destria Nurti, R. Z. (2022). HUBUNGAN TINGKAT KEMANDIRIAN LANSIA MELAKUKAN ACTIVITYOF DAILY LIVING DENGAN KONDISI KESEHATAN MENTAL EMOSIONAL PADA LANSIA DI DESA BANJAR. Jurnal Medika Hutama, 2508-2518.

Wiwit Desi Intarti, S. N. (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemanfaatan Posyandu Lansia. Journal of Health Studies, 110-122.

Yeni, F. (2013). Hubungan Emosi Positif dengan Kepuasan Hidup Pada Lanjut Usia (LANSIA) DI Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. NERS JURNAL KEPERAWATAN, 10-21.

Downloads

Published

2025-04-20

Issue

Section

Articles