DISHARMONISASI SYARIAT ISLAM : PERNIKAHAN TANPA WALI NASAB DI NAGARI PARAMBAHAN KECAMATAN LIMA KAUM KABUPATEN TANAH DATAR

Authors

  • Ainul Mardiah UIN Mahmud Yunus Batusangkar
  • Emrizal Emrizal UIN Mahmud Yunus Batusangkar
  • Elimartati Elimartati UIN Mahmud Yunus Batusangkar
  • Saadatul Maghfira UIN Mahmud Yunus Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.31958/jisrah.v3i3.8372

Keywords:

Disharmonisasi, Wali Nasab, Syariat Islam

Abstract

Studi ini mengkaji tentang pandangan hukum Islam dan hukum positif terhadap pelaksanaan pernikahan tanpa wali nasab di Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar. Permasalahannya adalah terjadinya pernikahan tanpa wali nasab di Nagari Parambahan pasangan yang menikah tidak berwalikan kepada ayah tetapi berwalikan kepada datuk kaum, dari permasalahan tersebut muncul pertanyaan yaitu bagaimana pelaksanaan pernikahan tanpa wali nasab di Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum Kabupaten Tanah Datar, dan bagaimana tinjauan hukum perkawinan (hukum Islam dan hukum positif) terhadap pelaksanaan pernikahan tanpa wali nasab di Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum Kabupeten Tanah Datar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, data diperoleh dari wawancara kepada pasangan yang menikah tanpa wali nasab, datuak kaum yang menikahkan, orang tua yang enggan menikahkan. Data sekundernya yaitu penulis peroleh dari wawancara dengan Alim Ulama, wali Nagari, Jorong dan Ninik Mamak, serta dari buku, jurnal, artikel, profil Nagari Parambahan dan dokumen lainnya yang terkait. Setelah bahan terkumpul lalu diolah. Di analisis dengan cara induktif. Penelitian ini menemukan bahwa pelaksanaan pernikahan tanpa wali nasab dilakukan oleh datuk kaum dengan alasan ayah tidak mau menikahkan karena ada 3 alasan, yaitu tidak mendapatkan restu dari orang tua, pasangan tersebut meminta kepada datuk kaum untuk menikahkan, tidak mendapatkan restu tanpa adanya alasan, dan tidak mendapatkan restu karena orang tua sudah punya calon untuk anaknya. Dan  tinjauan hukum Islam terhadap pelaksananan pernikahan tanpa wali nasab ini hukumnya tidak sah karena kriteria wali tidak terpenuhi datuk kaum tidak termasuk kepada wali nasab wali hakim dan wali wakil.

References

Al-Yafi, A K. (2008). Daur al-Ta'rīb fi Ta'ṣīl al-Thaqāfah al-Dhātiyyah al-'Arabiyyah. Shabakah Ṣaut al-‘Arabiyyah. April 7. https://www.voiceofarabic.net/ar/articles/1917

Al-Jawarinah, Y. (2013). Azmah Tawhid al-Musṭalāḥ al-'Ilmiyyah al-'Arabiyyah’. Shabakah Ṣaut al-‘Arabiyyah. September 7. https://www.voiceofarabic.net/ar/articles/2982

Al-Jahidz, A. (1965). Rasa-il Al-Jahidz. Cairo: Maktabah Al-Khanji.

Aslam, W. et el. (2020). Misplaces States and the Politics of Regional Identity: Towards a Theoretical Framework. Cambrigde Review of International Affairs, 12, 1-22. https://doi.org/10.1080/09557571.2020.1723061

Atabik, A. & Muhdlor, A. Z. (1998). Kamus Kontemporer Arab-Indonesia. Yogyakarta: Multi Karya Grafika.

Aziz, A. (2019). Ta’rib dan Semangat Nasionalisme Kebahasaan Arab. Al Amin: Jurnal Kajian Ilmu dan Budaya Islam. 2(1), 38-48. https://doi.org/10.36670/alamin.v2i1.15

Elshakry, M. (2014). Translation Movements in History: Science and Civilization in Nineteenth Century Histories of Islam and Europe. HSTEM, 4.

Filimonova, E. (2005). Clusivity: Typology and Case Studies of Inclusive-exclusive Distinction. Amsterdam: John Benjamins Publishing Company.

Friederike, L. (2020). The Writing’s on the Wall: Spaces for Language-Independent and Language-Based Literacies. International Journal of Multilingualism, 17(3), 1-22. https://doi.org/10. 1080/14790718.2020.1766466

Hadi, S. (2005). Glosarium Kata dan Istilah Asing dalam Bahasa Arab. Yogyakarta: Seksi Penerbitan FIB UGM.

Hadi, S. (2002). Berbagai Ketentuan Baru dalam Ta’rīb: Pembahasan Seputar Perkembangan Mutakhir dalam Bahasa Arab. Humaniora, 14(1), 77-85.

Hallaq, H. (1999). Dirāsat fī Tārīkh al-Haḍārah al-Islāmiyyah. Beirut: Dar an-Nahdhah al-Arabiyyah.

Hanna, S. (2018). Knowledge Production and Identity Formation in Two Arabic Translations of the Bible. Alif: Journal of Comparative Poetics, 10(38), 11-45. https://www.jstor.org/stable/26496384

Hendal, B. (2019). The Impact of Globalization, Arabization, and Englishization on Translation in the Arab World. International Journal, 7(2), 28-34. https://doi.org/10.15640/ijll.v7n2a

Hitti, P. K. (2005). History of the Arabs: Rujukan Induk dan Paling Otoritatif tentang Sejarah Peradaban Islam. Jakarta: Serambi.

Ibrahim, R. A. J. (2001). Dirāsat fī al-Dalālah wa al-Mu'jam. Kairo: Dar al-Gharib.

Isa, A. (1923). al-Tahzib fī Uṣūl al-Ta'rīb. Kairo: Mathba’ah Mishr.

Khalifah, A K. (2003). al-Lughah al-'Arabiyyah 'alā Madārij al-Qarn al-Wāhid wa al-'Ishrīn. Amman: Dar al-Gharb al-Islamiy.

Khalifah, A K. (1988). al-Lughah al-'Arabiyyah wa al-Ta'rīb fī al-'Aṣr al-Hadīth. Oman: Majma' al-Lughah al-'Arabiyyah al-Urduniy.

Majma' L A. (2005). al-Mu'jam al-Wasīth. Kairo: Maktabah al-Syuruq al-Dauliyyah.

Ma'luf, L. (2005). al-Munjid fī al-Lughah wa al-A'lām. Beirut: Dar al-Masyriq.

Masluh, S A. (2014). Fī al-Lisāniyyāt al-‘Arabiyyah al-Mu’asirah. Kairo: ‘Alam al-Kutub.

Mas'ud, J. (2001). al-Arabiyyah al-Fuṣḥā: Sya'latun Lā Tanṭafi'. Beirut: Bait al-Hikmah.

Mu’in, A. (2004). Analisis Kontrastif Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia. Jakarta: Pustaka Al-Husna Baru.

Qadir, C.A. (2002). Filsafat dan Ilmu Pengetahuan dalam Islam. Jakarta: Pustaka Obor.

Syamsu, P K. (2018). The Contribution of Arabic in Indonesian Literacy. Jurnal Al-Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, 10(2). 281-294.

Syamsul H. (2002). Berbagai Ketentuan Baru dalam Ta’rib. Humaniora, 14(1).

Tawwab, R. A. (1997). Fusulun fi Fiqh al-'Arabiyyah. Kairo: Maktabah al-Khaji.

Wafi, A. W. (1962). ‘Ilm al-Lughah. Kairo: Maktabah Nahdhah.

Ya'kub, E. B. (1982). Fiqh al-Lughah al-'Arabiyyah wa Khaṣāisuhā. Beirut: Dar al-Tsaqafah al-Islamiyah.

Zaga, M. & Ronen Z. (2020). Characterizing the Language Boundaries of the Arab Middle East and North Africa: A Geolinguistic Analysis. Handbook of the Changing World Language Map, 231-245.

Downloads

Published

2022-12-31

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 > >>