OTORITAS PRESIDEN DALAM MENETAPKAN PERATURAN PEMERINTAH PENGGANTI UNDANG-UNDANG (Tinjauan Fiqh Siyasah Dusturiyyah dan Hukum Positif)
DOI:
https://doi.org/10.31958/jisrah.v2i2.4340Keywords:
Dusturiyyah, Hukum Positif, Otoritas, PerpuAbstract
The problem in this research is how the president's authority in determining government regulations to replace laws is reviewed from the fiqh siyasah, a form of urgency that forces the establishment of government regulations to substitute laws according to positive law. The purpose of this discussion is to find out how the president's authority in issuing government regulations in lieu of laws is reviewed from the fiqh siyasah, a form of urgency that forces the establishment of government regulations in lieu of laws according to positive law.
References
Abdullah, G. (2004). Pengantar Memahami Undang-Undang Tentang Pembentukan Peraturan PerUndang-Undangan. Jurnal Legislasi Indonesia, 1(2), 2-4
Candra, A. (2017). Pemikiran Siyasah Syar‟iyah Ibnu Taimiyah (Kajian Terhadap Konsep Imamah Dan Khilafah Dalam Sistem Pemerintahan Islam). UIR Law Review, 1(2), 163
Direktorat Jenderal Peraturan PerUndang-Undangan Kementerian Hukum dan HAM, 2-3.
Djazuli. Fiqh Siyasah Implementasi Kemaslahatan Umat dalam Rambu-rambu Syariah. Jakarta: Kencana.
Fala Tansa, A. (2018). Otoritas Presiden Dalam Menerbitkan Perppu Menurut Fiqih Siyasah. Skripsi. Fakultas Syariah Dan Hukum. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta
Febriansyah, I. (2016). Konsep Pembentukan Peraturan PerUndang-Undangan Di Indonesia. Perspektif, 21(3), 223-224.
Gusmansyah, W. (2017). Trias Politica Dalam Perspektif Fikih Siyasah. Al- Imarah: jurnal pemerintahan dan politik Islam, 2(2), 129-130
Hakim, L. (2011). Kewenangan Organ Negara Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan. Jurnal Konstitusi, 4(1), 112
Halim, H. (2009). Cara Praktis Menyusun dan Merancang Peraturan Daerah. Jakarta: Prenada Media Group.
Hasan, M. (2014). Aplikasi Teori Politik Islam Perspektif Kaidah-Kaidah Fikih. Madania, 18(1), 99-100
Humaidi, N. (2009). Kepemimpinan Dalam Perspektif Shi„Ah Kajian Atas Konsep Imamah. Humanity, 5(1), 37
Idris, I. (2009). Islam dan Konstitusionalisme kontribusi Islam dalam penyusunan Undang-Undang dasar indonesia modern. Yogyakarta: antonylib-Indonesia.
Indrati F, Maria. (2007). Ilmu Perundang-Undangan, Jenis, Fungsi Dan Materi Muatan. Jakarta: Kanisius.
Iqbal, M. (2001). Fiqh Siyasah Kontektualisasi Doktrin Politik Islam. Jakarta Selatan: Gaya Media Pratama.
Iqbal, M. (2014). Fiqh Siyasah Kontektualisasi Doktrin Politik Islam. Jakarta: Prenadamedia Group.
Ishom, Muhammad. (2017). Legal Drafting. Malang: Setara Press.
Jindan, I. (1995). Teori Politik Islam Telaah kritis Ibnu Taimiyah Tentang Pemerintahan Islam. Surabaya: Risalah Gusti.
Julianthy, M dan Evlyn M. (2018). Pelaksanaan Kewenangan Atribusi Pemerintahan Daerah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. Jurnal Legislasi Indonesia, 15(2), 4
Junaidi, M. (2018). Hukum Konstitusi Pandangan dan Gagasan Modernisasi Negara Hukum. Depok: PT. Raja Grafindo Persada.
Kansil. (2000). Hukum Tata Negara Republik Indonesia. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Marbun. (1997). Peradilan Administrasi dan Upaya Administratif di Indonesia. Yogyakarta: Liberty.
Pulungan, S. (1994). Fiqh Siyasah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Purbacaraka, P, dkk. (1993). PerUndang-Undangan dan Yurisprudensi. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Putri, S. E. (2018). Pemetaan Jaringan Sosial dalam Organisasi: Studi Pada Distributor Tupperware Unit Simabur Indah di Batusangkar Sumatera Barat. Jurnal Antropologi: Isu-isu Sosial Budaya, 20(2), 141.
Putri, S. E. (2020). Upacara Kematian Pada Masyarakat Nagari Taluak Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar Dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Ilmiah Syariah, 19(1).
Rahmawati, N. (2015). Tinjauan Fiqh Siyasah Terhadap Ketentuan “Dalam Hal Ihwal Kegentingan Memaksa Sebagai Syarat Penetapan Perpu Oleh Presiden”. Tesis. Pascasarjana. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel. Surabaya.
Ridwan. (2009). Tiga Dimensi Hukum Administrasi dan Peradilan Administarsi. Yogyakarta: FH UII Press.
Samsu, L. (2017). Al-Sultah Al-Tasyri‟iyyah, Al-Sultah Al-Tanfiziyyah, Al- Sultah Al-Qada‟iyyah. STAI A-Munawarah Tolitoli, 158.
Syamsuddin, A. (2014). Proses & Teknik Penyusunan Undang-Undang Jilid 2. Jakarta: Sinar Grafika.
Syarief, A. (1997). PerUndang-Undangan,dasar, jenis, dan teknik membuatnya. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Syarifin, P, dkk. (2012). Ilmu PerUndang-Undangan. Bandung: CV Pustaka Setia.
Ubaedillah. (2015). Pancasila Demokrasi dan Pencegahan Korupsi. Jakarta: Prenada Media Group.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perUndang-Undangan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perUndang-Undangan
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Aparatur Sipil Negara Perpres 87 Tahun 2014 tentang pelaksanan UU Nomor 12 Tahun 2011 Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 138/PUU-VII/2009
Winardi, dan Sirajuddin. (2015). Dasar-Dasar Hukum Tata Negara Indonesia. Malang: Setara Press.
Yendra, A. (2013). Tekhnik Pembuatan Peraturan PerUndang-Undangan. Bukittinggi: Perc Syamza Offset.
Yuliandri. (2013). Asas-Asas Pembentukan Peraturan PerUndang-Undangan Yang Baik. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Zada, Khamami dan Mujar Ibnu S. (2008). Fiqh Siyasah Doktrin dan Politik Islam. Jakarta: Erlangga.
Zamroni, M. (2015). Kekuasaan Presiden Dalam Mengeluarkan Perpu.
Candra, A. (2017). Pemikiran Siyasah Syar‟iyah Ibnu Taimiyah (Kajian Terhadap Konsep Imamah Dan Khilafah Dalam Sistem Pemerintahan Islam). UIR Law Review, 1(2), 163
Direktorat Jenderal Peraturan PerUndang-Undangan Kementerian Hukum dan HAM, 2-3.
Djazuli. Fiqh Siyasah Implementasi Kemaslahatan Umat dalam Rambu-rambu Syariah. Jakarta: Kencana.
Fala Tansa, A. (2018). Otoritas Presiden Dalam Menerbitkan Perppu Menurut Fiqih Siyasah. Skripsi. Fakultas Syariah Dan Hukum. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta
Febriansyah, I. (2016). Konsep Pembentukan Peraturan PerUndang-Undangan Di Indonesia. Perspektif, 21(3), 223-224.
Gusmansyah, W. (2017). Trias Politica Dalam Perspektif Fikih Siyasah. Al- Imarah: jurnal pemerintahan dan politik Islam, 2(2), 129-130
Hakim, L. (2011). Kewenangan Organ Negara Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan. Jurnal Konstitusi, 4(1), 112
Halim, H. (2009). Cara Praktis Menyusun dan Merancang Peraturan Daerah. Jakarta: Prenada Media Group.
Hasan, M. (2014). Aplikasi Teori Politik Islam Perspektif Kaidah-Kaidah Fikih. Madania, 18(1), 99-100
Humaidi, N. (2009). Kepemimpinan Dalam Perspektif Shi„Ah Kajian Atas Konsep Imamah. Humanity, 5(1), 37
Idris, I. (2009). Islam dan Konstitusionalisme kontribusi Islam dalam penyusunan Undang-Undang dasar indonesia modern. Yogyakarta: antonylib-Indonesia.
Indrati F, Maria. (2007). Ilmu Perundang-Undangan, Jenis, Fungsi Dan Materi Muatan. Jakarta: Kanisius.
Iqbal, M. (2001). Fiqh Siyasah Kontektualisasi Doktrin Politik Islam. Jakarta Selatan: Gaya Media Pratama.
Iqbal, M. (2014). Fiqh Siyasah Kontektualisasi Doktrin Politik Islam. Jakarta: Prenadamedia Group.
Ishom, Muhammad. (2017). Legal Drafting. Malang: Setara Press.
Jindan, I. (1995). Teori Politik Islam Telaah kritis Ibnu Taimiyah Tentang Pemerintahan Islam. Surabaya: Risalah Gusti.
Julianthy, M dan Evlyn M. (2018). Pelaksanaan Kewenangan Atribusi Pemerintahan Daerah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. Jurnal Legislasi Indonesia, 15(2), 4
Junaidi, M. (2018). Hukum Konstitusi Pandangan dan Gagasan Modernisasi Negara Hukum. Depok: PT. Raja Grafindo Persada.
Kansil. (2000). Hukum Tata Negara Republik Indonesia. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Marbun. (1997). Peradilan Administrasi dan Upaya Administratif di Indonesia. Yogyakarta: Liberty.
Pulungan, S. (1994). Fiqh Siyasah. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Purbacaraka, P, dkk. (1993). PerUndang-Undangan dan Yurisprudensi. Bandung: PT Citra Aditya Bakti.
Putri, S. E. (2018). Pemetaan Jaringan Sosial dalam Organisasi: Studi Pada Distributor Tupperware Unit Simabur Indah di Batusangkar Sumatera Barat. Jurnal Antropologi: Isu-isu Sosial Budaya, 20(2), 141.
Putri, S. E. (2020). Upacara Kematian Pada Masyarakat Nagari Taluak Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar Dalam Perspektif Hukum Islam. Jurnal Ilmiah Syariah, 19(1).
Rahmawati, N. (2015). Tinjauan Fiqh Siyasah Terhadap Ketentuan “Dalam Hal Ihwal Kegentingan Memaksa Sebagai Syarat Penetapan Perpu Oleh Presiden”. Tesis. Pascasarjana. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel. Surabaya.
Ridwan. (2009). Tiga Dimensi Hukum Administrasi dan Peradilan Administarsi. Yogyakarta: FH UII Press.
Samsu, L. (2017). Al-Sultah Al-Tasyri‟iyyah, Al-Sultah Al-Tanfiziyyah, Al- Sultah Al-Qada‟iyyah. STAI A-Munawarah Tolitoli, 158.
Syamsuddin, A. (2014). Proses & Teknik Penyusunan Undang-Undang Jilid 2. Jakarta: Sinar Grafika.
Syarief, A. (1997). PerUndang-Undangan,dasar, jenis, dan teknik membuatnya. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Syarifin, P, dkk. (2012). Ilmu PerUndang-Undangan. Bandung: CV Pustaka Setia.
Ubaedillah. (2015). Pancasila Demokrasi dan Pencegahan Korupsi. Jakarta: Prenada Media Group.
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perUndang-Undangan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2019 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perUndang-Undangan
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Aparatur Sipil Negara Perpres 87 Tahun 2014 tentang pelaksanan UU Nomor 12 Tahun 2011 Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 138/PUU-VII/2009
Winardi, dan Sirajuddin. (2015). Dasar-Dasar Hukum Tata Negara Indonesia. Malang: Setara Press.
Yendra, A. (2013). Tekhnik Pembuatan Peraturan PerUndang-Undangan. Bukittinggi: Perc Syamza Offset.
Yuliandri. (2013). Asas-Asas Pembentukan Peraturan PerUndang-Undangan Yang Baik. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Zada, Khamami dan Mujar Ibnu S. (2008). Fiqh Siyasah Doktrin dan Politik Islam. Jakarta: Erlangga.
Zamroni, M. (2015). Kekuasaan Presiden Dalam Mengeluarkan Perpu.
Downloads
Published
2021-08-31
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2021 ariska ade putra, nailur rahmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?áCreative Commons Attribution License?áthat allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See?áThe Effect of Open Access).

